Kesuksesan One Piece
Setelah perilisan volume keseratus, pemimpin redaksi Weekly Shonen Jump, Hiroyuki Nakano, menjelaskan One Piece telah mengubah sejarah manga /mang -ga/. Menurut Nakano, Eiichiro Oda Sang Penulis One Piece, memilki semangat, bakat, dan kekuatan yang luar biasa serta kemauan yang tak tergoyahkan. Bahkan pencipta Mobile Suit Gundam, Yoshiyuki Tomino, memuji One Piece “satu-satunya manga yang dapat dipercaya. One Piece telah diserialkan oleh Shueisha dalam antologi manga shōnen Weekly Shōnen Jump sejak 22 Juli 1997 (sumber wikipedia) . bahkan pada 2 maret 2025 kemarin One Piece Volume pertama dirilis pada 24 Desember 1997. Hingga 4 Maret 2025, 111 volume telah dirilis. Bahkan, di Jerman oplahnya mencapai 8.6 juta eksemplar secara keseluruhan. Sungguh luar biasa yaa…
Dengan semua tokoh media maupun per-komik-an memuji setinggi langit tentang manga One Piece, apakah hal ini memberi legitimasi kepada para generasi penangis (mudah remuk dan menangis, meratapi nasibnya) untuk menganggap dan bersikap bahwa bendera One Piece sama bermakna dan sama pentingnya dengan bendera kebangsaan kita, Merah Putih? Dan si gen penangis pun mulai berdalih bahwa negara kita adalah Neo PKI. Pernyataan seperti ini, sangat berbahaya. Bukankah kita memiliki Pancasila? Padahal Presiden jOkowi punsempat nampak tidak nyaman saat rakyat memaki – maki nya tanpa sungkan. Ibaratnya, sehebat apapun anak – anak tetangga kita, seharusnya anak kita tetap yang terbaik. Dene, sampai sekarang Republik ini belum mampu menyejahterakan rakyat, hanya orang -orang yang mengantuk saja yang tidak tahu Perang dan bencana alamyang tak berkesudahan lah penyebab pra resesi seperti yang pernah diulas pada artikel sebelumnya, Sebelum kebablasan kemana – mana, hanya karena marah dengan pemerintah lalu mereka dengan seenaknya mengatakan negara kita neo PKI . Padahal, Ekonomi global sedang menuju resesi seperti prediksi para tokoh dunia ekonomi . Penyebabnya karena perang, dan bencana alam yang dahyat, yang tak kunung henti juga kebijakan Donald Trump yang populer dengan MAGA nya. Tarif yang dikenakan Presden USA tersebut tidak main – main. Mencekik leher! i, menyadarkan para generasi penangis, bahwa memanfaatkan momentum Agustusan untuk menyebar kebencian dan fitnah terhadap Pemerintah yang sah melalui pengibaran bendera One Piece yang dianggap para generasi Penangis dan Pengeluh sebagai pemerintah yang ideal, adalah sebuah kebodohan! Di mengibarlkan nbendera one piece Jawa Timur ada satu kabupaten yang melakukan kebodohan teresbut, yakni Tuban. Nganjuk? No way! Kita warga yang cerdas bukan? Wajib bersyukur karena dari Nganjuk muncul banyak jenderal dengan bintang bertaburan dari kota angin ini. Mayjend Rudi Puruhito, yang menjabat Panglima Daerah Militer (Pangdam) di Papua.



