BUMI REOG BERDZIKIR, NGANJUK BERSHOLAWAT

Kegiatan rutin tahunan ini seolah menjadi pesan kuat bagi masyarakat luas: bahwa PSHT adalah bagian tak terpisahkan dari denyut nadi masyarakat yang cinta damai. Mereka menunjukkan kalau identitas pendekar itu sebagai pelindung sekaligus pendoa. Perpaduan antara gagahnya budaya lokal dan kentalnya nilai religius di acara ini sungguh menakjubkan. Bukan hanya sekedar upacara, namun lebih pada sebuah a legacy of faith and brotherhood Untuk kita di Nganjuk, fenomena ini adalah sebuah insight mahal. Bahwa menciptakan harmoni itu tidak butuh banyak drama, cukup dengan duduk bareng, merendahkan ego, dan melangitkan doa. Bumi Reog Berdzikir bukan cuma sukses secara angka kehadiran, tapi sukses dalam memberikan vibe positif yang membekas lama di ingatan. Perpaduan sempurna antara budaya, keyakinan dan kebersamaan.  Dan,  Alhamdulilah, Nganjuk juga bisa dengan dengan lebih inklusif, dengan tajuk Nganjuk bersholawat! Untuk mendoakan keselamatan wilayah di seluruh Nusantara yang sedang dilanda bencana , dan yang tentu saja lebih merangkul semua lini massa sekaligus menyambut tahun baru 2026! selamat datang: KEBERAGAMAN!

SSC

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *