Hari Minggu 15 Juni 2025. Sejak pagi, udara kota Nganjuk terasa sejuk. Langit tidak terlalu cerah. Matahari juga nampaknya masih enggan bangun di ufuk timur. Tapi, di aula Yayasan Pendidikan Islam Baitul Izzah 73 anak – anak sedang sibuk ditata oleh para ustadzahnya untuk mengikuti aba – aba seperti yang sudah dlatihkan beberapa hari sebelumnya. 73 anak -anak inilah yang akan dilantik/ disahkan karena telah lulus hapalan Quran. Terbaik adalah siswa yang sudah menghapal sebanyak 1 juz yakni pada juz 30.



Jadinya, menghadiri Hubbul Quran dan Tasyakuran Kelas Akhir di Kelompok Belajar & Taman Kanak – Kanak Islam Terpadu Baitul Izah (KB & TKIT BAIZ) pada Minggu, 15 Juni 2025 ibarat sedang menonton sebuah opera yang menguras airmata karena keharuan sekaligus kebanggaan yang menyeruak dalam dada setiap orangtua yang ikut menyaksikan bagaimana pembelajaran di KB & TKIT BAIZ telah membentuk anak – anak polos ini menjadi pribadi yang sangat yahud. Bagaimana tidak, saat berada dalam sesi terakhir yakni uji publik atas kemampuan mereka menghapal / tahfidz quran, hadist maupun doa – doa pendek, 73 anak – anak ini dengan lantang dan keberanian yang luar biasa mampu lolos dari uji publik, yang menguji kelompok Ummi dan dari kelompok umum/ orangtua/ hadirin. Belum lagi pada waktu mereka mengulang ikrar siswa yang dipandu/ dituntun oleh sekretaris Yayasan Pendidikan Islam Baitul Izzah Bapak Zaini. Ikrar nomor satu adalah saya berjanji tidak akan pernah meninggalkan salat. Airmata hampir seluruh hadirin yang kebanyakan ibu – ibu dari anak -anak manis tersebut langsung tumpah. Sungguh kegiatan yang patut diteladani oleh pengelola seluruh sekolah khususnya bagi sekolah yang mayoritas didalam kelas/ sekolahnya beragama islam.





