NGANJUK — Bagaimana jika semangat kemerdekaan, kecintaan kepada Rasulullah ﷺ, kemampuan berbahasa Inggris, dan kepedulian terhadap kemanusiaan dipadukan dalam satu kegiatan? Pertanyaan tersebut menemukan jawabannya dalam Project I-MAN (International, Maulid & Nationalism) yang diselenggarakan oleh SMP Islam Baitul ‘Izzah dengan mengusung tema “Celebrating Faith, Freedom, and Unity through English.”
Kegiatan yang berlangsung pada 28–29 Agustus 2026 ini dirancang sebagai pembelajaran integratif yang memadukan tiga momentum penting, yakni peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, dan English Camp sebagai bagian dari program sekolah dalam membangun lingkungan berbahasa Inggris (English Environment). Bukan sekadar rangkaian acara peringatan, Project I-MAN menghadirkan pengalaman belajar yang mengajak siswa menghubungkan nilai keimanan, nasionalisme, persatuan, kemampuan komunikasi, dan kepedulian terhadap isu kemanusiaan global.
Dari Wall Magazine hingga English Mission
Rangkaian kegiatan dimulai Jumat siang, 28 Agustus, melalui Opening Ceremony dan Project I-MAN Briefing. Setelah diawali tilawah dan sambutan Kepala SMP Islam Baitul ‘Izzah Ustadz Budi Purnomo, SPd, siswa mendapatkan penjelasan mengenai tema serta berbagai misi yang akan mereka jalani.
Salah satu aktivitas awal adalah Creativity Challenge: Wall Magazine Project. Dalam tantangan ini, siswa bekerja dalam kelompok membuat wall magazine bertema “Freedom, Faith & Unity.” Karya mereka menggabungkan semangat kemerdekaan Indonesia, nilai-nilai Islam, Maulid Nabi, serta kepedulian terhadap Palestina. Uniknya, Bahasa Inggris digunakan dalam berbagai bagian karya, mulai dari judul, caption, vocabulary, quotes, hingga artikel singkat.
Dengan demikian, siswa tidak hanya belajar tentang Bahasa Inggris, tetapi juga menggunakannya sebagai alat untuk menyampaikan gagasan dan nilai. Di sela rangkaian aktivitas, siswa tetap diarahkan menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Sholat Ashar berjamaah dan dzikir juga menjadi bagian dari pembiasaan ibadah selama kegiatan berlangsung.




