Karena perbedaan panjang tahun antara sistem kalender lunar / bulan dan solar/ mataharri maka setiap hari dalam kehidupan warga Islam mengenal dua system calendar. Yang pertama menggunakan sistem kalendar berbasis saat Bumi mengelilingi matahari (364, 27 hari/ tahun) atau kita lebih mengenalnya dengan calendar umum yakni Masehi. Sedangkan yang kedua adalah berdasakan pada berapa lama bulan mengelilingi Bumi. (sekitar 27,3 hari). Ini disebut sebagai periode orbit bulan. Bagi warga muslim dunia, kita mengenalnya sebagai tahun Hijriah. Sistem kalender solar (Masehi) dapat “bertemu” dengan bulan Ramadhan dalam sistem kalender lunar ( Hijriah) pada suatu saat. Artinya, jika kita mengikuti sistem kalender solar, maka setiap hari dapat “menjadi” hari puasa Ramadhan dengan asumsi bahwa setiap 10 hari – 11 hari/ tahun, kalendar Masehi ”dikejar” oleh kalendar lunar/ Hijriah. Kita mengikuti sistem kalender lunar saat ini. Analoginya seperti berikut::
Hari ini adalah tanggal 17 Maret dalam sistem kalender solar. Dalam beberapa tahun, tanggal 17 Maret dapat “bertemu” dengan bulan Ramadhan dalam sistem kalender lunar. Artinya, jika kita mengikuti sistem kalender lunar, maka tanggal 17 Maret dapat menjadi hari puasa Ramadhan pada suatu saat.
Namun, bulan juga bergerak bersama dengan Bumi mengelilingi Matahari. Oleh karena itu, waktu yang dibutuhkan bulan untuk kembali ke posisi yang sama cenderung relatif terhadap Bumi dan Matahari yakni sekitar 29,5 hari. Ini disebut sebagai periode sinodik bulan. Periode sinodik bulan iniyang menentukan panjang bulan dalam kalender, yaitu sekitar 29 atau 30 hari.
Mengapa system klaendar Masehi lebih populer dan dikenal secara luas dikenal di dunia? Berikut adalah perbandingan singkat:
Masehi (Gregorian)
1. Digunakan secara internasional
2. Berdasarkan pada perhitungan matahari
3. Satu tahun = 365,24 hari
4. Bulan-bulan memiliki jumlah hari yang tetap (28-31 hari)
Hijriah (Islam)
1. Digunakan oleh umat Islam untuk menentukan hari-hari penting seperti Ramadan dan Idul Fitri
2. Berdasarkan pada perhitungan bulan
3. Satu tahun = 354,36 hari
4. Bulan-bulan memiliki jumlah hari yang berbeda-beda (29-30 hari)



