MENANAM PENGALAMAN GLOBAL SEJAK DINI: Kunjungan Immersi SDIT Baitul ‘Izzah ke Malaysia

Sabak Bernam, Malaysia – Sembilan siswa SDIT Baitul ‘Izzah bersama seorang kepala sekolah selaku pendamping menorehkan pengalaman berharga dalam perjalanan pendidikan bertaraf internasional melalui program Immersi ke Malaysia pada tanggal 29 Juni hingga 5 Juli 2025. Kegiatan ini menjadi tonggak sejarah karena merupakan partisipasi pertama SDIT Baitul ‘Izzah dalam program immersi luar negeri, yang diselenggarakan oleh T2EDI, lembaga profesional pendidikan berwawasan global.

Program Immersi bukan sekadar kunjungan studi biasa. Ini adalah pengalaman belajar langsung di luar negeri yang dirancang untuk memperkuat kemampuan bahasa Inggris, memperluas wawasan budaya, dan menumbuhkan karakter siswa yang siap menjadi warga dunia. Para peserta dibagi menjadi dua kelompok dan ditempatkan di dua sekolah berbeda: Sekolah Kebangsaan Parit Baharu dan Sekolah Kebangsaan Tebok Jawa, wilayah pesisir yang dikelilingi kebun sawit dan kelapa di daerah Sabak Bernam, Malaysia.

Belajar dan Berbaur Langsung di Kelas Internasional
Hari pertama di sekolah disambut penuh kehangatan. Suasana pagi dimulai dengan apel bersama di lapangan sekolah. Para siswa SDIT Baitul ‘Izzah duduk berdampingan dengan *para “cik gu” (guru) dan pelajar lokal, sebuah momen yang memberi kesan mendalam. Mereka kemudian mengikuti pembelajaran di kelas reguler: siswa putra masuk di kelas enam, sementara siswa putri di kelas lima. Tak butuh waktu lama bagi mereka untuk akrab dan terlibat aktif dalam pelajaran Bahasa Inggris dan Matematika bersama teman-teman barunya.

Usai belajar, pengalaman mereka tak berhenti di ruang kelas. Kegiatan dilanjutkan dengan sholat berjamaah, istirahat, dan aktivitas sore seperti berenang, bersepeda, hingga menikmati pantai yang tak jauh dari tempat tinggal (homestay). Malam harinya, kebersamaan dilanjutkan dengan sholat Maghrib berjamaah dan tilawah Al-Qur’an di Masjid Al Ma’rufiah

Misi Belajar dan Membawa Budaya Indonesia
Selain belajar, para siswa juga menjadi duta kecil budaya Indonesia. Mereka memperkenalkan seni, bahasa, serta nilai-nilai akhlak dari Indonesia kepada teman-teman di Malaysia. Semangat persahabatan lintas negara pun tumbuh secara alami melalui interaksi harian yang hangat dan menyenangkan.

Dampak Positif untuk Siswa, Guru, dan Sekolah
Manfaat program ini dirasakan dalam berbagai lapisan. Bagi siswa, ini adalah momentum membangun kepercayaan diri dalam berbahasa Inggris, mengenal sistem pendidikan asing, dan menanamkan nilai toleransi dan kolaborasi lintas budaya. Bagi guru pendamping, program ini menjadi sarana pembelajaran profesional dan jejaring internasional. Sementara bagi sekolah, keikutsertaan ini menegaskan komitmen SDIT Baitul ‘Izzah dalam mewujudkan program pendidikan bertaraf internasional yang berbasis nilai keislaman.

Melangkah ke Depan: Kolaborasi dan Harapan
*keikutsertaan siswa-siswi SDIT BAITUL IZZAH dalam program immersi ini membuka peluang kolaborasi jangka panjang dengan institusi pendidikan di luar negeri dan memperkuat visi sekolah sebagai lembaga yang siap mencetak generasi muslim global: sholeh, cerdas, dan berwawasan dunia.

SSC

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *