Apakah Cancel Culture Sulit Direalisasikan di Indonesia?

Padahal cancel culture memegang peranan penting untuk mengatasi kejadian tersebut tidak terulang kembali. Hal tersebut dapat kita lihat dari salah satu negara yang sukses menerapkan cancel culture di negaranya yaitu Korea Selatan. Korea Selatan merupakan negara yang berhasil memanfaatkan bonus demografi dengan optimal. Tentunya mereka menerapkan beberapa norma yang ketat untuk bisa mencapai masa jayanya saat ini. Cancel culture adalah salah satunya. Bentuk cancel culture di Korea Selatan sangat beragam, pertama dengan pembatalan kontrak kerja, pengurangan peran dan penghapusan peran, jumlah penggemar berkurang. Tidak hanya itu, yang terparah yaitu dengan pemboikotan massal yang dilakukan netizen Korea yang akan dijadikan bahan ejekan hingga banyak yang membuat konten ajakan untuk ikut memboikot public figure yang bermasalah. Pemboikotan juga dilakukan oleh brand yang menggandeng public figure tersebut. Sehingga nama public figure yang bermasalah akan menghilang seketika di dunia entertainment di Korea Selatan. Seharusnya penerapan cancel culture di Indonesia bisa direalisasikan. Sehingga tidak ada lagi normalisasi tindak kejahatan dan permasalahan yang dilakukan oleh tokoh publik Indonesia yang dianggap sepele bahkan dijadikan sebagai momentum untuk naik daun. Hal ini bisa saja tercapai dimulai dengan masyarakat Indonesia yang sadar akan kesalahan selama ini yang telah menormalisasikan kesalahan tokoh-tokoh publik. Dengan penerapan cancel culture juga dapat meningkatkan kualitas dunia entertainment Indonesia. Karena tokoh publik akan dijadikan sebagai role model bagi masyarakat sehingga memang sudah seharusnya memiliki etika yang baik.

Sumber gambar : https://pin.it/1S4Vfu9ob

SSC

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *