GURU SEJATI ATAU AI (AKAL IMITASI)?

Waktu baca: 4 menit
The Nganjuk Post

Etimologi
kata “guru” diadopsi dari bahasa Sanskerta, yang sarat makna, baik konteks spiritual maupun filosofis., karena pengaruh budaya dan agama Hindu-Buddha di Nusantara. Kata “guru” terdiri dari dua suku kata:”gu” = kegelapan, ketidaktahuan “ru” = penghapus, yang menghilangkan. Maka, guru secara harfiah berarti “yang menghilangkan kegelapan (ketidaktahuan)”. Sedangkan, dalam Konteks Filosofis dan Spiritualitas: pembimbing yang menuntun murid dari “avidya” (ketidaktahuan) menuju “vidya” (pengetahuan/kesadaran sejati). Guru sejati bukan hanya memberi pengetahuan, tetapi membantu melihat kebenaran batinnya sendiri.

Artificial Intelligence= Akal Imitasi (AI)
AI mulai melanda dan menjadi alarm merah untuk dunia pendidikan sebenarnya sudah bergaung sejak pertengahan abad 20. Keren yo, gais? Jadi di saat kita yang disini masih gelutan masalah ideologis, mereka yang diluar sana (negara – negara maju) jalan pikirannya sudah mblakrak kemana – kemana.
Mas Nico, demikian beliau dipanggil, seorang dosen Fakultas Perikanan Universitas Brawijaya (UB) menyatakan bahwa memang AI menjadi tantangan terberat dalam dunia akademik khususnya di tingkat pendidikan menengah dan tinggi. Karena itu Beliau mempunyai beberapa nasihat yang sangat bermanfaat untuk para pendidik/ guru di tingkat menengah (SMA SMK MA) atau di Pendidikan pada jenjang/ tingkat tinggi.
Untuk kegiatan pembelajaran harus berbasis presentasi atau case -based activities yang dipresentasikan. Jika tidak dipesentasikan di depan kelas, AI akan dengan sangat mudah menjawabnya. Mas Nico malah dengan gamblang menyampaikan kalau sekedar pertanyaan pada tingkat berpikir rendah bahkan sampai tingkat berpikir paling tinggi pun seperti evaluasi pun si Chat GPT dan Meta AIbisa ” done”/ selesai dalam tempo sepersekian detik! Bayangkan! LaLu bagaimana dengan pada pendidikan dasar? Apakah Chatbot ataupun AI akan segera menganggurkan para guru? ikuti terus tulisan ini nggih?

SSC

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *