KANKER SERVIKS IN DEPTH

Penulis: Health Team STIKES SATRIA BHAKTI NGANJUK
Waktu baca : 4 menit
Editor : Rita Amalisa
disadur dari WHO & Antara NEWS

Kanker Serviks

Kanker yang menyerang leher rahim (serviks); hampir 95% disebabkan oleh infeksi HPV berisiko tinggi; berkembang perlahan (10–20 tahun) dari infeksi → pra-kanker → kanker; pada tahap awal tidak menimbulkan gejala dan banyak kasus ditemukan sudah stadium lanjut.

Bahaya? Ya! salah satu penyebab kematian utama perempuan.

Cara Mendeteksi:

MetodeObjek deteksiKapan waktu yang tepat
Pap smearSel abnormalSudah ada perubahan sel
HPV DNA testVirus penyebab kankerPaling dini
IVAPerubahan visual serviksAlternatif murah
Co-testingVirus + selAkurasi tertinggi
ColposcopyPemeriksaan lanjutanSetelah hasil abnormal

Pencegahan

Vaksinasi HPV, paling efektif sebelum hubungan seksual, tetap bermanfaat untuk perempuan dewasa, dan tidak menggantikan skrining.

FaktaPenting

Kanker serviks bisa dicegah, kanker serviks bisa disembuhkan bila terdeteksi dini dan HPV test = deteksi paling awal

Target

Perempuan usia 20–50 tahun, Ibu rumah tangga, kader PKK,  dan remaja putri di wilayah desa–kelurahan.

Cara Deteksi Dini (Mudah & Tersedia)

Tes IVA (di Puskesmas), pemeriksaan sederhana, cepat & hasil langsung

gratis / sangat terjangkau, dan bisa dilakukan rutin.

Pesan Kunci

Tidak perlu menunggu sakit

Tidak perlu takut atau malu

Pemeriksaan aman & rahasia

Perempuan sehat = keluarga kuat

📣 Ayo periksa IVA / HPV di Puskesmas terdekat
📣 Ajak ibu, saudara, dan tetangga
📣 Cegah sebelum terlambat

⚠️ Fakta penting

👉 Pada stadium awal: sering TANPA GEJALA
Inilah sebab kanker serviks berbahaya dan sering terlambat terdeteksi.


1. CIRI AWAL (Sering Diabaikan)

Pada tahap ini gejala ringan atau tidak khas, sering dianggap masalah biasa:

Keputihan lebih banyak dari biasanya

Keputihan berbau tidak sedap

Keputihan bercampur darah tipis

Nyeri ringan di perut bawah (tidak terus-menerus)

Perdarahan ringan setelah berhubungan intim

📌 Banyak pasien tidak memeriksakan diri karena merasa masih normal.


2. CIRI STADIUM MENENGAH

Gejala mulai lebih jelas dan mengganggu:

Perdarahan di luar haid

Perdarahan setelah hubungan seksual

Haid lebih lama dan lebih banyak

Nyeri panggul yang menetap

Nyeri saat berhubungan intim

Keputihan berbau menyengat dan tidak normal

📌 Pada tahap ini, kanker sering baru terdiagnosis.


3. CIRI STADIUM LANJUT (BERAT)

Gejala serius, menandakan penyebaran kanker:

Perdarahan hebat dari vagina

Nyeri panggul berat hingga ke punggung

Penurunan berat badan drastis

Tubuh lemah, cepat lelah

Pembengkakan kaki

Gangguan buang air kecil atau besar

Nyeri tulang (jika menyebar)

Stadium ini mengancam nyawa dan membutuhkan perawatan intensif.

4. Ciri Umum Pada Banyak Pasien

Beberapa pola yang sering ditemukan:

Tidak pernah atau jarang skrining (IVA/Pap smear/HPV test)

Menikah atau aktif seksual di usia muda

Riwayat keputihan kronis

Tidak menyadari pernah terinfeksi HPV

Datang berobat saat kondisi sudah berat

Kapan Harus Segera Periksa?

Segera ke Puskesmas atau fasilitas kesehatan bila mengalami:

Perdarahan di luar haid

Perdarahan setelah berhubungan intim

Keputihan berbau & bercampur darah

Nyeri panggul berkepanjangan

Tanda Kanker Serviks Yang Bisa Diamati Oleh Perawat

  1. Keputihan Abnormal (tanda paling sering terlihat)

Perawat/bidan bisa mengamati:

Keputihan berbau busuk/menyengat

Warna kekuningan, kehijauan, atau kecoklatan

Keputihan bercampur darah

Keluar terus-menerus, tidak sesuai siklus haid

2. Perdarahan Tidak Normal

Bisa diketahui dari anamnesis / observasi:

Perdarahan setelah hubungan seksual

Perdarahan di luar masa haid

Perdarahan pada perempuan menopause

Pembalut sering penuh tanpa sebab jelas

3. Bau Tidak Normal dari Vagina

Bau busuk khas yang tidak hilang meski sudah dibersihkan. Sering tercium saat pemeriksaan dekat pasien. Semua ini akibat jaringan kanker yang mengalami nekrosis.

4. Tanda Umum Kondisi Fisik

Wajah pucat (anemia akibat perdarahan kronis)

Badan lemah, cepat lelah

Penurunan berat badan

Pasien tampak kesakitan saat duduk atau berjalan

5. Perubahan Perilaku & Psikososial

Pasien sering menunda kontrol; tampak takut, malu, atau menarik diri serta engeluh nyeri atau perdarahan tapi dianggap “biasa”

Fact >< Fake Tentang Kanker Cervix

MITOS/ FAKEFAKTA
Kanker serviks terjadi karena perempuan tidak menjaga kebersihan Bagian kewanitaannyaPenyebab utama kanker serviks adalah virus HPV, bukan karena jorok
Jarang ganti celana dalam menyebabkan kanker serviksBukan penyebab langsung; kebersihan buruk hanya dapat memicu infeksi berulang
Kalau tidak ada gejala berarti tidak kena kanker serviksStadium awal sering tanpa gejala
Kanker serviks hanya menyerang perempuan dengan banyak pasanganHPV bisa menular meski hanya satu pasangan
Tes IVA atau Pap smear berbahaya dan menyakitkanPemeriksaan aman, cepat, dan menyelamatkan nyawa
Perempuan muda tidak perlu skriningPerempuan aktif seksual perlu deteksi dini
Vaksin HPV tidak perlu setelah menikahVaksin HPV tetap bermanfaat bagi perempuan dewasa
Kanker serviks adalah takdir dan tidak bisa dicegahKanker serviks bisa dicegah dan disembuhkan bila terdeteksi dini
Periksa serviks itu memalukanPemeriksaan adalah tindakan berani dan peduli diri
Kanker serviks pasti berujung kematianDengan deteksi dini, angka kesembuhan sangat tinggi
SSC

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *