Kanker serviks masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi pada perempuan di Indonesia. Ironisnya, penyakit ini kerap disebut sebagai silent killer karena pada tahap awal hampir tidak menimbulkan gejala. Secara global, angka kematian yan disebabkan oleh kanker cervix mencapai ratusan ribu perempuan. Sedangkan di Indonesia sendiri, kanker masih menjadi masalah kesehatan serius. Kanker yang menyerang leher rahim pada perempuan ini menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi pada perempuan, karena sering kali baru terdeteksi saat sudah berada pada stadium lanjut. (baca juga: kanker cervix in depth)
Kanker serviks adalah kanker yang menyerang leher rahim dan sebagian besar disebabkan oleh infeksi Human Papillomavirus (HPV). Virus ini sangat umum, dapat menular melalui hubungan seksual, dan sering kali tidak disadari keberadaannya. Proses perubahan dari infeksi HPV menjadi kanker bisa berlangsung sangat lama, bahkan 10 hingga 20 tahun. (Inilah celah emas untuk pencegahan—jika dimanfaatkan dengan deteksi dini).
Yang membuat miris, sebenarnya kanker ini dapat dicegah. Salah satu cara paling efektif yang diakui secara global adalah dengan pemberian vaksin HPV. Vaksin ini bekerja dengan membentuk kekebalan tubuh agar terlindungi dari jenis HPV yang berisiko tinggi menyebabkan kanker serviks. Semakin dini diberikan, maka perlindungan yang didapatkan akan semakin optimal.
Kabar baiknya, pemerintah Indonesia telah menjalankan program imunisasi HPV sebagai bentuk perlindungan bagi generasi perempuan. Melalui program BIAS (Bulan Imunisasi Anak Sekolah), anak perempuan kelas 5–6 SD menjadi sasaran utama untuk mendapatkan vaksin HPV secara bertahap. Program ini bertujuan untuk menurunkan angka kejadian kanker serviks di masa depan dengan melindungi perempuan sejak usia dini.
Dan, harapannya angka kematian akibat kanker serviks dapat ditekan. Namun keberhasilan program ini tentu membutuhkan dukungan semua pihak bukan?
Selain program BIAS, melalui puskesmas – puskesmas d hampir setiap kecamatan dapat memberi pelayanan dasar pemeriksaan deteksi dini.
- Puskesmas Nganjuk – pusat layanan kesehatan primer di kota Nganjuk.
- Puskesmas Prambon – puskesmas dengan reputasi pelayanan baik, 3.
- Puskesmas Tanjunganom – salah satu puskesmas ramai dengan ulasan tinggi.
- Selain itu juga masih ada Puskesmas Lengkong, Gondang Nganjuk, Berbek, Bagor – Nganjuk, Loceret, Ngronggot, Wilangan, Rejoso juga merupakan fasilitas yang memberikan layanan dasar kesehatan perempuan.
Memanfaatkan Layanan di Puskesmas
Datangi puskesmas pilihan
Bawa KTP & Kartu BPJS (jika ada)
Tanyakan jadwal pemeriksaan khusus perempuan


