
Dani Susilowati
Pernahkah Anda merasa kesepian, seakan tak memiliki teman, tak diterima di sekolah, atau meragukan nilai diri sendiri? Apakah tipe introvert (penyendiri, pendiam), juga pernah merasa kesepian? No, wories deh.! Siapapun bisa merasa kesepian. Karena, kesepian adalah pengalaman wajar, terutama di masa remaja saat identitas sedang dibentuk. Pertanyaannya sekrang adalah mengapa orang kesepian? Apakah kesepian selalu identik dengan kesendirian? Kediaman? Kesedihan? Apakah orang kesepian selalu dalam kondisi bad mood terus menerus? Karena dalam keramaian pun kita dapat merasa kesepian, maka jawabannya, ya pasti tidak.
Rasa sepi bisa muncul karena perubahan sosial, sulitnya menemukan teman yang cocok, atau perasaan yang tidak cukup baik. Pikiran seperti “Apakah aku layak punya teman?” dapat memperdalam kesendirian. Jean-Paul Sartre, seorang filsuf pendukug eksistensialisme asal Prancis yang hidup di era modern di abad 20 an ini menyatakan, “If you’re lonely when you’re alone, you’re in bad company.”Lonely adalah kesepian; alone merupakan kondisi sendirian tanpa teman. Sehingga, jika kita sedang sendirian dan diri kita merasa kesepian, maka dipastikan kita tidak sedang baik – baik saja dengan diri sendiri. Dengan demikain, kutipan ini mengajak kita merefleksikan hubungan kita dengan diri sendiri. Mampukah kita berdamai dengan kesendirian? Karena pada dasarnya dengan sendirian, kita lebih memahami diri sendiri. Ketika kita mampu memahami diri sendiri, kita menjadi tahu alan kelebihan dan kdekurangan kita sendiri. Dan itu adalah sebuah sebuah bentuk kekuatan!
Juga seperti yang dikatakan oleh seorang filsuf yang hidup sektar 2000 tahun yang lalu, Sang Buddha, “Kesepian adalah kesempatan untuk memahami diri sendiri dan mencapai pencerahan.”
Jadi, kesendirian bukan setara dengan kesepian, karena bahkan di sebua pesta pun kita bisa merasa kesepian, terasing karena merasa tidak ada yang berkesesuaian.
Namun, hati – hatilah, kesepian juga dapat memiliki dampak negatif. Kekuatiran – kekuatiran berlebihan yang menggelayuti kita, jika tidak diurai akar masalah penyebab rasa kesepian tersebut dan tidak segera dicarikan jalan keluarnya, ada banak kemungkinan yang akan terjadi salah saunya adalah penggunaaan obat terlarang tanpa memikikan efek kesehatan dan sosial lainya. Maka sejak dini, rasa kesepian harus diatasi dengan baik. Karena, pada mereka yang sangat kesepian/ tingkat ekstrim seseorang bisa mengakhiri hidupnya. misalnya penyanyi Amerika Serikat Whitney Houston, selain juga aktor kenamaan Robin Wiliams. Juga, di korea selatan, sampai dengan 2023, 15 artis diberitakan meninggal karena bunuh diri, terbaru lee sun kyun, dan masih banyak lagi yang belum bisa disebutkan disini.
Solusi
- Cari teman dengan minat yang sama dan mendukung kamu.
- Lakukan Aktivitas/ kegiatan yang kamu sukai, seperti olahraga, seni, atau musik.
- bicaralah dengan orang yang kalian percaya, misalnya dengan orang tua, guru, atau konselor sekolah.
Jadi, seperti yang dikatakan oleh Jean-Paul Sartre, “Kita semua sendirian dalam hidup ini, tapi kita tidak harus merasa kesepian.” Karena, kesepian bukanlah akhir dunia. Kamu tidak sendirian, dan ada banyak orang yang peduli dengan kamu. Jangan ragu untuk mencari bantuan jika kamu membutuhkannya.



