Waktu baca : 3, 5 menit
Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan, teknologi, dan keterampilan yang dimiliki sivitas akademik Perguruan Tinggi. Peningkatan derajat kesehatan masyarakat tidak hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif institusi pendidikan melalui kegiatan PKM yang relevan bagi masyarakat.
Dalam bidang kesehatan, peningkatan pengetahuan masyarakat penting untuk mencegah penyakit dan menurunkan risiko komplikasi yang dapat memengaruhi kualitas hidup. Salah satu permasalahan yang masih banyak ditemukan adalah gangguan kesehatan mata, khususnya Katarak . Katarak merupakan penyebab utama gangguan penglihatan yang banyak dialami oleh kelompok lansia dan masyarakat dengan paparan sinar matahari tinggi, seperti petani. Menurut World Health Organization (WHO), Katarak sebenarnya dapat dicegah/ diobati melalui operasi. Namun, keterbatasan pengetahuan mengenai faktor risiko, tanda dan gejala awal, serta rendahnya kesadaran untuk melakukan pemeriksaan mata secara rutin menyebabkan banyak kasus terdeteksi pada tahap lanjut.
Permasalahan Katarak juga terlihat pada konteks lokal.
Di Kabupaten Nganjuk, data kegiatan pelayanan kesehatan menunjukkan bahwa sekitar 300 masyarakat mendaftar untuk mengikuti program operasi Katarak , namun hanya 74 orang yang memenuhi syarat untuk menjalani tindakan setelah melalui proses skrining kesehatan. Hal ini mengindikasikan masih tingginya kebutuhan layanan kesehatan mata di masyarakat. Secara lebih luas, prevalensi Katarak di Jawa Timur diperkirakan mencapai sekitar 7% dari populasi, yang menunjukkan bahwa Katarak masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan.


