MENGABDI DAN MENGEDUKASI: MAHASISWA KEPERAWATAN STIKES SATRIA BHAKTI NGANJUK TINGKATKAN KESADARAN KATARAK  PADA KELOMPOK BERISIKO (LANSIA DAN PETANI)

Sebagai bentuk integrasi metode pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) dengan kegiatan PKM, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengaplikasikan teori yang telah dipelajari dalam pelayanan kesehatan secara langsung. Tim Pengabdian kepada Masyarakat bersama mahasiswa Diploma III Keperawatan STIKes Satria Bhakti Nganjuk melaksanakan kegiatan “Pemeriksaan dan Edukasi Pentingnya Kesehatan Mata serta Pencegahan Katarak ” pada Jumat, 1 Mei 2026 di Dusun Bangsri, Desa Ngadiboyo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk.

Sasaran kegiatan ini adalah kelompok lansia dan petani yang memiliki risiko lebih tinggi terhadap gangguan kesehatan mata. Lansia rentan mengalami penurunan fungsi penglihatan akibat proses degeneratif, sedangkan petani memiliki paparan sinar ultraviolet dalam jangka waktu lama saat bekerja di area persawahan. Katarak  merupakan kondisi kekeruhan pada lensa mata yang menyebabkan penglihatan menjadi kabur, silau, dan pada kondisi lanjut dapat menyebabkan kebutaan. Selain faktor usia dan paparan sinar ultraviolet, faktor risiko lain meliputi riwayat penyakit metabolik (diabetes melitus), kebiasaan merokok, trauma pada mata, penggunaan obat-obatan tertentu dalam jangka panjang, serta kurangnya asupan nutrisi dan kesadaran untuk melakukan pemeriksaan kesehatan mata secara berkala.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa melakukan pemeriksaan kesehatan mata sederhana, memberikan konsultasi kesehatan, serta menyampaikan edukasi mengenai tanda dan gejala Katarak , faktor risiko, dan upaya pencegahan. Edukasi juga mencakup pentingnya penggunaan pelindung mata saat bekerja di bawah paparan sinar matahari serta anjuran untuk melakukan pemeriksaan mata secara rutin di fasilitas pelayanan kesehatan. Kegiatan ini mendapatkan respons positif dari masyarakat, yang ditunjukkan melalui partisipasi aktif dalam diskusi serta penyampaian keluhan terkait penurunan penglihatan.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa keperawatan. Mahasiswa mengembangkan kemampuan komunikasi terapeutik, keterampilan pemeriksaan kesehatan dasar, edukasi kesehatan, serta kerja sama tim, sekaligus meningkatkan empati dan kepedulian sosial. Melalui praktik langsung di masyarakat, mahasiswa diharapkan mampu mengintegrasikan pengetahuan, keterampilan, dan sikap profesional dalam situasi nyata.

Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi dalam pembentukan tenaga keperawatan yang kompeten, humanis, dan komunikatif, serta mampu memberikan pelayanan kesehatan secara promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif. Selain itu, kegiatan ini mencerminkan peran institusi pendidikan, khususnya STIKes Satria Bhakti Nganjuk, dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat melalui edukasi dan pelayanan yang mudah diakses. Diharapkan kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga manfaatnya semakin luas dirasakan oleh masyarakat. “Mari jaga kesehatan mata sejak dini, karena mata yang sehat merupakan jendela untuk melihat masa depan yang lebih baik.”

SSC

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *