GERAKAN PANGAN MURAH: BANTUAN DATANG, WARGA RIANG

Tanpa banyak kata, tanpa banyak cakap, program unggulan yang tidak hanya sekedar mengejar popularisme terus digeber Kang Marhaen dan mas Hendy yang terus berkomitmen tetap merakyat. Mereka tidak canggung meneruskan satu dari dua program yang sudah dilaksanakan PJ Bupati yang terdahulu yakni Gerakan Pangan Murah (GPM) berkualitas. Merakyat dalam konteks ini bermakna mereka memahami dan menindaklanjuti pesan dan keluhan dari warga, merakyat bermakna bahwa kesederhanaan dan tidak sok – sok an adalah sebuah kewajiban, merakyat bermakna bahwa bersama warga, membangun Nganjuk lebih baik lagi. GPM berkualitas sudah dimulai sejak 2 Nopember 2023.

Tujuan GPM yakni agar masyarakat Kabupaten Nganjuk mendapatkan bahan pangan pokok dengan harga relatif murah dari harga pasaran namun memiliki kualitas baik.

Yang perlu digaris bawahi adalah seorang Bupati Marhaen Djumadi tetap memilih menjadi seorang yang low profile dengan tetap menjalankan program yang dilaksanakan Penjabat pendahulunya. Seperti yang sering kita tahu, contoh yang paling sering dibahas adalah dalam dunia Pendidikan. Selalu ada pergantian kurikulum saat Menteri Pendidikannya berganti. Meski banyak alasan yang melatarbelakanginya, masyarakat tetap saja memberi stigma/ cap negatif bahwa setiap ganti menteri ganti kebijakan.

Rekomedasi

  1. Tetap jalankan program GPM meskipun penggagasnya Penjabat sebelumnya. Warga tidak akan pernah memusingkan tentang siapa penggagasnya selama gagasannya bagus dan membawa kebaikan untuk Masyarakat.
  2. Jadwal GPM sebaiknya ditulis jelas di media masa dengan linimasa yang akurat mengingat terdapat  264 desa, 20 kelurahan dengan 20 kecamatan di Kabupaten Nganjuk ini. (Dikutip dari Wikipedia) (dari total 38 kabupaten/ kota, 666 kecamatan, 777 kelurahan, dan 7.724 desa di Jawa Timur). Nganjuk mempunyai media online – cetak  yang handal dengan jumlah pengikutnya yang cukup banpyak.
  3. Para pedagang/ peserta program GPM yang mangkir dengan berbagai alasan harus segera diberi sanksi agar kebutuhannya  Masyarakat akan barang sembako murah tetap terpenuhi.

Selamat bekerja, Kang dan Mas!

SSC

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *