Suasana semakin khidmat ketika prosesi pengibaran Sang Saka Merah Putih oleh Paskibraka Kabupaten Nganjuk berlangsung dengan penuh disiplin dan presisi. Ketika Merah Putih perlahan naik ke puncak tiang, barangkali yang kembali diingat bukan hanya sejarah 81 tahun Indonesia merdeka. Lebih dari itu, ada pertanyaan yang patut dibawa pulang: apa yang sudah kita lakukan untuk mengisi kemerdekaan ini?
Rangkaian kegiatan juga diwarnai pemberian penghargaan kepada sejumlah tokoh masyarakat sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, pengabdian, dan kontribusi mereka bagi masyarakat serta pembangunan Kabupaten Nganjuk.
Bagi mahasiswa STIKES Satria Bhakti Nganjuk, momentum tersebut menjadi kesempatan untuk memaknai kemerdekaan secara lebih nyata. Mereka adalah bagian dari generasi yang kelak menentukan ke mana bangsa ini akan berjalan.
Kemerdekaan, pada akhirnya, bukan sekadar peristiwa yang diperingati setiap 17 Agustus.
Di tengah segala kegaduhan ruang publik, Merah Putih tetap membuat dada kita mongkog. Itulah pengingat bahwa di balik perbedaan dan kritik, masih ada sesuatu yang menyatukan kita: rasa memiliki terhadap Indonesia



