Menguji Nalar Kritis Peneliti Muda: SMAI Insan Cendekia Baitul ‘Izzah Gelar Presentasi Perdana KTI Angkatan 12

NGANJUK — Suasana aula SMA Islam Insan Cendekia Baitul ’Izzah (SMAI IC Baiz) Nganjuk tampak hangat dan penuh dinamika akademik pada Sabtu (15/8/2026) lalu. Para siswa kelas 12 angkatan ke-12 berkumpul untuk mengikuti momen penting dalam perjalanan studi mereka, yakni Presentasi Perdana Karya Tulis Ilmiah (KTI). Berbeda dari ujian akhir pada umumnya yang bersuasana kaku dan tertutup, presentasi perdana kali ini sengaja dirancang terbuka untuk seluruh siswa kelas 12. Langkah ini diambil guna membangun iklim akademik yang transparan, interaktif, sekaligus menginspirasi para murid agar terbiasa mengartikulasikan gagasan ilmiah di hadapan publik.

Sebagai institusi yang konsisten mengusung branding Sekolah Literasi, SMAI Insan Cendekia Baitul ‘Izzah telah menjadikan penulisan KTI sebagai tradisi sekaligus syarat utama kelulusan sejak angkatan pertama. Kebijakan ini bukan sekadar pemenuhan beban kurikulum, melainkan jembatan untuk membekali para siswa dengan tradisi riset, metodologi ilmiah, dan kedalaman berpikir sebelum melangkah ke perguruan tinggi. Uniknya, setiap penelitian di SMAI Insan Cendekia Baitul ‘Izzah senantiasa dikaitkan dengan nilai-nilai Keislaman, mewujudkan sintesis yang harmonis antara nalar sains modern dan ketauhidan.

Tradisi riset ini pun telah membuktikan dampaknya secara konkret. Berkat pembiasaan berpikir kritis dan ilmiah, selama tiga tahun berturut-turut SMAI Insan Cendekia Baitul ‘Izzah rutin mengirimkan delegasi muridnya untuk mempresentasikan karya ilmiah di tingkat internasional melalui agenda tahunan Educational Journey to Malaysia. Untuk memfasilitasi eksplorasi para siswa, penulisan KTI di SMAI Insan Cendekia Baitul ‘Izzah terbagi menjadi tiga rumpun bidang keahlian, yaitu Ilmu Sosial dan Humaniora (ISH), Matematika, Sains, dan Teknologi (MST), serta Fisika Terapan dan Rekayasa (FTR).

SSC

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *