KESEHATAN DAN KESEJAHTERAAN

Kualitas Hidup dan Dimensi Kesejahteraan Kualitas hidup setara dengan kesejahteraan, bersifat holistik dan multidimensi. Dikatakan kualitas hidupnya baik jika seseorang memiliki:

  1. Kesehatan fisik, yakni kondisi tubuh yang sehat, terbebas dari penyakit dan cedera yang dipengaruhi oleh kebugaran fisik yang memungkinkan seseorang memiliki ketahanan tubuh/ imunitas yang baik dalam mencegah terjadinya infeksi atau resiko penyakit menular. Kebugaran  fisik dipengaruhi Gaya hidup sehat. Lakukan aktivitas olah raga, makan makanan dengan gizi seimbang, sesuai kebutuhan dan istirahat tidur yang berkualitas.
  2. Kesehatan mental adalah kesejahteraan emosional, psikologis dan sosial. Latihan mental dan keterlibatan melalui pembelajaran akan mengoptimalkan fungsi intelektual yang akan meningkatkan kemampuan adaptasi, mengatasi masalah, kreativitas, menghasilkan sikap yang lebih baik. Kesadaran akan kesehatan penting untuk fungsi pribadi, pengalaman sosial dan mengatasi stres. Seseorang yang memiliki kesejahteraan emosional, akan lebih adaptif dalam menghadapi berbagai situasi, memiliki harga diri dan memiliki empati terhadap orang lain.
  3. Kesehatan sosial adalah seberapa baik kita dapat berinteraksi dan terhubung dengan orang lain. Sebagai makhluk sosial, saat seseorang berkonstribusi dalam komunitas, dapat menjaga hubungan jangka panjang dengan keluarga dan teman, membuat seseorang sehat bahagia.
  4. Kesehatan lingkungan berhubungan dengan kesadaran akan peran kita dalam menjaga dan meningkatkan kualitas lingkungan. Sehingga, kita hidup dalam lingkungan yang sehat, bebas dari bahaya. Contoh kesehatan lingkungan: kualitas udara dan air yang baik, perumahan yang aman dan perlindungan terhadap radiasi.
  5. Kesehatan spiritual mencakup semua aspek kesejahteraan yang berkaitan dengan pencarian makna hidup, mengembangkan kasih sayang, kepedulian, pemaaf dan memiliki tujuan hidup. Kesehatan spiritual tidak menyiratkan agama atau keyakinan seseorang. Kesehatan spiritual dapat dicapai melalui kegiatan sukarela dan menghabiskan waktu di alam.
  6. Kesejahteraan kerja mencakup semua aspek yang berkaitan dengan kepuasan pribadi dalam pekerjaan/ karier seseorang, termasuk kondisi lingkungan kerja yang mendukung kesehatan fisik, mental, sosial, jenjang karier, serta adanya dukungan kelompok dan reward yang sesuai.
  7. Kesejahteraan finansial meliputi aspek yang berkaitan dengan keuangan, termasuk pengetahuan, keterampilan, perencanaan, dan pengelolaan keuangan secara bertanggungjawab. Sebagai contoh: merasa  aman terhadap masa depan keuangan dan mampu membuat pilihan yang memungkinkan menikmati hidup.
SSC

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *