Kronikal Angkutan Tua yang Tetap Dicinta

Setelah diawal sempat merugi, tepatnya pada tahun 1880 pembangunan rel kereta api mulai digencarkan lagi sehingga membentuk 405km di Jawa. Pembangunan diluar Jawa juga masih terutama di Sulawesi dan Sumatera. Jalur kereta api pertama di Sumatera dibangun di Aceh dan Sumatera Utara juga di Sulawesi dibangun di Takalar, Sulawesi Selatan. Pada masa pendudukan Jepang rel-rel di Indonesia raib sekitar 473 km dari total 4200-an km. Kebanyakan jalur itu diangkut ke Burma untuk dibangunkan jalur kereta api disana.

Ketika Perang Revolusi pecah, Pemerintah dan Pegawai Kereta Api bersama-sama mengambil alih Kantor Kereta Api Bandung pada 28 September 1945 yang kemudian diperingati sebagai Hari Kereta Api Nasional. Sejak saat itu Perkeretaapian Indonesia terus berkembang serta terus meningkatkan profesionalitasnya sebagai sebuah perusahaan pelayan masyarakat dan sampai saat ini PT. KAI dan anak perusahaannya tak hanya mengoperasikan Kereta Api namun juga MRT, Commuter Line serta yang terbaru adalah Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

Sumber:
https://heritage.kai.id/page/sejarah-perkeretapian

  • Mr. J.E. Bancks. (1896). Geschiedenis Nederland-Indie Spoorweg Maatschapij. Amsterdam: Koninkjkle der Nederland Bibliotheca
SSC

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *