Nganjuk mungkin bisa berkaca pada Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) yang tidak ada jaringan kabel listrik atau kabel fiber optik di sisi kanan dan kiri jalan. Kabel listrik dan internet di Kota Batam berada di bawah tanah atau under ground. Selain terlihat rapi, kelebihannya jaringan bawah tanah ini akan mengurangi gangguan petir dan pohon tumbang.
Memang, tata kota terkait kabel listrik dan jaringan fiber optik bawah tanah ini membutuhkan biaya yang besar dan perencanaan yang sangat panjang. Tapi masyarakat Nganjuk tetap memiliki impian daerahnya mampu bersaing dengan kota-kota besar seperti Batam. Apalagi belakangan ini telah diluncurkan aplikasi Nganjuk Smart City yang merupakan transformasi dari Pemkab untuk membawa Kabupaten Nganjuk menjadi kota cerdas berbasis digital. Juga besar harapan masyarakat Nganjuk, KEN menjadi rapi, bersih, dan nyaman.




