Penulis : Anjanu Rania
Penyunting : Arum nur haliza & Dani Susilowati
Waktu baca: 3 menit
The Nganjuk Post. Nganjuk.
Siapa di sini yang pernah ngerasain tiba-tiba ngantuk berat saat nyetir? Jangan anggap remeh, ya! Itu bisa jadi microsleep, si pencuri nyawa yang mengintai di balik setir. Microsleep bukan cuma bikin ngantuk biasa, tapi bisa bikin kamu kehilangan kendali atas kendaraan dalam hitungan detik!
Microsleep adalah episode singkat kehilangan kesadaran, biasanya berlangsung beberapa detik sampai 30 detik. Atau dalam bahasa jawa sak sliyut. Dalam waktu sesingkat itu, mobil kamu bisa melaju cukup jauh dan berpotensi menimbulkan kecelakaan fatal. Kamu bahkan tidak sadar kalau kamu lagi microsleep! Rasanya kayak tiba-tiba “mati lampu” sebentar, terus langsung sadar lagi.
Banyak faktor yang bisa memicu microsleep, antara lain kurang tidur, gangguan tidur, obat-obatan, kondisi medis, monoton, dan suhu kabin yang tidak nyaman.
Rekomendasi
Untuk mencegah microsleep, cobalahlakukan beberapa aktifitas berikut:
1. Istirahat cukup: Pastikan tidur cukup sebelum berkendara, minimal 7-8 jam.
2. Hindari mengemudi saat mengantuk: Kalau mengantuk, istirahat dulu atau cari tempat yang aman untuk tidur sebentar.
3. Atur suhu kabin: Jaga suhu kabin agar tetap nyaman, tidak terlalu dingin atau terlalu panas.
4. Jangan mengemudi sendirian: Kalau memungkinkan, ajak teman atau keluarga untuk menemani berkendara.
5. Berhentilah secara berkala: Berhentilah setiap 2 jam sekali untuk istirahat dan meregangkan otot.
Selain itu, berhenti sejenak, minum kopi atau teh, mendengarkan musik yang energik, dan memeriksa kesehatanmu jika kamu sering mengalami microsleep. Ingat, nyawa lebih berharga daripada segalanya. Jangan sampai kamu menjadi korban microsleep! Yuk, kita jaga keselamatan kita dan orang lain di jalan raya dengan mencegah microsleep.



