Warga SMAN 1 Rejoso: Gwenchanayo (kami baik-baik saja)

Salah satu dari ugo rampe tersebut adalah sewa tenda dan water blower semacam standing Air Conditioned (AC) yang tentu saja tidak murah. Hal ini dapat dilihat dari laporan pertanggungjawaban yang dibuat oleh Ketua Panitia Purnawiyata yakni Wakil Kepala Sekolah urusan Kesiswaan, Bapak Sugiharto. Menurutnya, penyelenggaraan Purnawiyata dengan menyewa tenda, dan lain–lain sangatlah mahal. Penyewaan tenda dilakukan karena sampai saat ini SMAN 1 Rejoso belum memiliki aula yang representative untuk menyelenggarakan sebuah kegiatan semegah Purnawiyata.

Hal ini juga berlaku untuk penggunaan dana insidental pada tahun 2020. Pembangunan teras gedung utama sekolah yang prestasinya sudah mulai nampak berdenyut tersebut, juga sudah sesuai dengan rencana anggaran dan belanja. Tidak ada pembangunan dek atas seperti yang dituduhkan beberapa pihak. Rangka atap memang direncanakan menggunakan atap asbes karena dana terbesar terserap untuk membuat empat pilar besar yang menopang bangunan dengan panjang 10 meter dan lebar sekitar 4–5 meter tersebut.

Agus Susilo, S.Pd., M.E., Sang Kepala Sekolah menyatakan dia memaafkan siapapun yang telah melakukan tuduhan buruk terhadap dirinya. Bagaimanapun, tuduhan–tuduhan miring yang dialamatkan kepadanya akan dia jawab dengan bekerja lebih baik lagi dan memberi manfaat dan kebaikan bagi para muridnya. Sekaligus, hal tersebut akan menjadi cermin bagi dia untuk lebih memperbaiki diri dalam memimpin sekolah yang terletak di sebelah selatan jalan tol Surabaya – Solo tersebut. Langkah kongkritnya, Agus Susilo yang juga pendekar silat tersebut akan segera melakukan evaluasi menyeluruh dan konsolidasi kedalam. Apalagi Asesmen Minat dan Bakat (AMB) akan segera digelar di seluruh tanah air.

Agus Susilo, S.Pd., M.E. Kepala SMAN 1 Rejoso
SSC

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *