212 MERK BERAS DAN PUPUK PALSU : KORBAN NYA RAKYAT BUKAN KERABAT

Selain kasus beras, Mentan juga menyampaikan jika pupuk palsu ataupun oplosan turut ditemukan.  Untuk wilayah Nganjk, banyak yang bertanya – tanya  bagaimana bisa terjadi anomali yakni harga dan masa panen tidak lagi selaras. Redaksi sudah mencoba menghubungi penangungjawab bidang pangan, tapi semuanya no answer. Yang terparah adalah no response seperti dari pihak Bupati Nganjuk, maupun melalui ajudan pribadinya.

Benar juga keluhan seorang rekan (berinisial AZ) yang bekerja di kedutaan Malaysia beberapa tahun yang lalu ketika kami bertemu: apa yang salah dengan negara kita ini, Malaysia saja sudah jadi kemana-mana. Lalu, dijawab olehnya sendiri: Negeri kita ini memang sedang tidak baik – baik saja. Korupsi, tapi bangga, malah flexing! Memang sakit.  Akut dan parah!

Biadab kok di-ingu!

Berkut Langkah – Langkah edukasi kepada warga:

Waspada Konsumen, Jangan Tertipu Label!

Konsumen diimbau untuk lebih jeli memilih beras yang dikonsumsi sehari-hari.

Jangan mudah tergoda oleh kemasan menarik dan label “premium” jika belum jelas asal-usulnya.

Berikut Sebagian dari 212 merk yang dsebut Menteri Pertanian (Mentan)
Wilmar Group
Food Station Tjipinang Jaya
Belitang Panen Raya
Sentosa Utama Lestari (Japfa Group)
Alfamidi Setra Pulen
Beras Premium Setra Ramos
Beras Pulen Wangi
Food Station
Ramos Premium
Setra Pulen
Setra Ramos

Produk PT Belitang Panen Raya (Sulsel, Jateng, Kalsel, Jabar, Aceh, Jabodetabek):

ni daftar lengkap merek beras  premium palsu (Foto Cun Cahya /suaramerdeka.com).
Raja Platinum
Raja Ultima
Elephas Maximus, Slyp Hummer – PT Bintang Terang Lestari Abadi
Baca Juga: capaian bulog nganjuk
Ayana – PT Sentosa Utama Lestari (Japfa)
Dua Koki, Beras Subur Jaya – PT Subur Jaya Indotama
Raja Udang, Kakak Adik – CV Bumi Jaya Sejati Pandan Wangi BMW Citra, Kepala Pandan Wangi, Medium Pandan Wangi – PT Jaya Utama Santikah

SSC

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *