Waktu baca: 3 menit
NGANJUK – Sebuah ekstrakurikuler di sekolah tidak selalu berhenti pada kegiatan rutin selepas jam pelajaran. Di SMA Negeri 2 Nganjuk (SMADA), FORMADA (Forum Massa SMADA) menunjukkan bahwa sebuah komunitas siswa dapat tumbuh menjadi ruang belajar, berkarya, sekaligus menjadi rumah lahirnya berbagai prestasi. Salah satunya lahir dari FORMADA, wadah pengembangan jurnalistik, fotografi, dan videografi yang telah mengantarka



Deretan Prestasi
Perjalanan prestasi itu terlihat kuat sejak 2025. Dalam Creative Competition Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Nganjuk, FORMADA meraih Juara 1 Video Kreatif dan Juara 3 Poster Digital. Pada FLS3N SMA/SMK seKabupaten Nganjuk 2025, FORMADA kembali menorehkan prestasi melalui Juara 1 dan Juara 2 Fotografi, Juara 2 serta Harapan 1 Film Pendek.
Capaian tersebut berlanjut ke tingkat provinsi. Dewi Kinnara Ardhira Wirasti, anggota FORMADA edisi 24, berhasil meraih Juara 2 Fotografi FLS3N tingkat Provinsi Jawa Timur 2025, bersaing dengan 38 peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur. Pada tahun yang sama, Aqilatuzsyifa dkk juga meraih Juara 2 Lomba Videografi Kreasi Muda UGM 2025.
Memasuki 2026, tradisi prestasi kembali berlanjut. Dalam FLS3N SMA/SMK/MA se-Kabupaten Nganjuk, FORMADA meraih Juara 3 Fotografi dan Juara 1 Film Pendek, yang sekaligus mengantarkan wakil SMADA kembali melaju ke tingkat provinsi.
Prestasi FORMADA tidak berhenti di ruang kompetisi. Sejumlah alumninya berhasil melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi melalui berbagai jalur, seperti Seleksi Nasional Berdasar Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasar Test (SNBT), Penelusuran Minat dan Prestasi (PMDP), dan jalur mandiri: ke perguruan tinggi seperti Universitas Negeri Jember (UJ), Universitas Negeri Malang (UM), Universitas Pembangunan Negeri (UPN) Veteran Jawa Timur, Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS), Universitas Brawijaya (UB) hingga Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS).






