MENUJU SMPN 7 YANG BERMUTU

Waktu baca : 3 Menit

Dengan motto Estu, Mantab dan Manunggal dan dengan visi unggul dalam imtaq berprestasi dan berwawasan ligkungan, SMPN  7 dibawah kepemimpinan kepala sekolah ibu Sri Utami, S.Pd. SMPN 7 menonjol dengan keupdateanwebnya yang keren. Terdapat ramalan cuaca yang bergerak seperti dalam running text sehinga makin cantik. Demikian juga dengan catatan prestasi yang diupdate terakhir pada akhir januari 2025. Dengan demikian, semua upaya, termasuk pengupdatean data Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), merupakan langkah yang perlu diapresiasi untuk mengubah pandangan/ image Masyarakat terhadap SMP Negeri 7 yang terletak di Jalan Barito tersebut.

Prestasi Sekolah
Selain update web, sekolah yang merebut juara 1 bidang MIPA pada lomba bergengsi OMAFISIOS yang dilaksanakan di SMAN 2 Nganjuk ini juga menyabet juara 1 untuk lomba tartil , juga Pantomim se kabupaten Nganjuk. Menurut Jarendra juga Pila Al Kanani, 2 dari 5 siswa yang bersedia ngobrol santai di pinggir jalan di seberang sekolah saat sedang menunggu jemputan bus sekolah, SMPN 7 juga menjadi juara 1 untuk  lomba hadrah.  Prestasi sekolah yang lain sudah terupload di sekolah tersebut.

Baca juga : SMPN 1 Loceret ramai prestasi

Rekomendasi

  1. Disiplin mengajar guru perlu ditingkatkan karena dari dudut pandang siswa, jam kosong/ guru tidak hadir di dalam kelas  hampir selalu terjadi pada setiap kelas di hampir setiap hari. Kepala Sekolah dapat memanfaatkan laporan piket dan merekap kehadiran guru di dalam kelas. Atau, menggunakan aplikasi yang membantu tugas kepala sekolah dalam mendeteksi kehadiran guru.
  2. Karakter warga sekolah memiliki peran krusial, apalagi di era serba visual, viral, dan digital ini. Seorang guru pria dari sekolah ini dengan santainya menolak untuk menjawab pertanyan tentang nama wakil kepala sekolah urusan kesiswaan, yang mungkin dianggap tidak terlalu perlu. Tangannya dikibaskan seolah mengusir sekor lalat. Dan saat hendak berlalu dari tempat tersebut, guru tersebut yang terdeteksi sebagai guru matematika,  pergi tanpa ada salam atau pamit pada siswanya ang menungu bus jemputan. Penilaian sebuah sekolah memang dipengaruhi oleh seluruh unsur dan aspek yang ada di sekolah/ lembaga tersebut.
  3. Banyak siswa ke sekolah bersepeda motor yang dititipkan di rumah – rumah penduduk di kiri kanan sekolah tersebut. Siswa SMP maksimal usianya pastilah belum mencapai 17 tahun. Terdapat lebih dari 50 siswa yang menggunakan sepeda motor. Artinya, tak ada satupun siswa yang memiliki Surat ijin Mengemudi (SIM). Parahnya, para siswa tersebut kebanyakan tidak mengenakan helm. Dari pihak sekolah, guru, ataupun satpam sekolah bersikap biasa saja. Seolah pelangaran lalulintas seperti ini hal lumrah. Buatlah tata tertib yang ketat dengan resiko yang akan menjadi tanggungjawab mereka.
SSC

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *