Editor: tim TNP
Waktu baca: 4 menit
TheNganjukPost.com
Pengertian
Diabetes melitus merupakan penyakit kronis dengan kadar gula darah tinggi akibat gangguan hormon insulin.
Tipe 1: terjadi ketika tubuh tidak memproduksi insulin.
Tipe 2: terjadi ketika tubuh tidak menggunakan insulin secara efektif.
Tanda dan Gejala
Gejala umum meliputi sering buang air kecil, mudah haus dan lapar, penurunan berat badan tanpa sebab, cepat lelah, pandangan kabur, dan luka sulit sembuh.
Penyebab
Tipe 1: Sistem kekebalan tubuh merusak sel pembuat insulin di pankreas, umumnya pada anak-remaja.
Tipe 2: Pola makan tidak sehat, kurang aktivitas fisik, usia di atas 40 tahun, riwayat keluarga, obesitas, dan stres.
Pencegahan dan Pengelolaan
- Pola Makan: Makan teratur dengan porsi seimbang, hindari gula berlebih, perbanyak serat, sayur, dan buah.
- Aktivitas Fisik: Olahraga rutin minimal 30 menit sehari, hindari duduk terlalu lama.
- Pemantauan: Cek gula darah, berat badan, tekanan darah, dan kolesterol berkala. Edukasi untuk pasien diabetes
Baca juga : Hidup aman dengan asma
Edukasi untuk pasien diabetes
- Pahami jenis makanan yang tepat dan cara menghitung karbohidrat.
Seperti pilih karbohidrat kompleks (nasi merah, oat), protein tanpa lemak (ikan, tahu), lemak sehat (alpukat, minyak zaitun), dan makanan berserat tinggi (sayuran, buah). Hindari gula tambahan, minuman manis, dan makanan olahan.
Untuk menghitung karbohidrat, ingat bahwa 1 porsi = 15 gram karbohidrat (contoh: 1/3 cangkir nasi). Baca label nutrisi, gunakan metode piring (1/4 untuk karbohidrat), dan target 6-11 porsi per hari. - Atur jadwal makan dan olahraga.
- Ketahui cara penggunaan obat atau insulin jika diperlukan.
- Mengelola stres dan mendapatkan dukungan keluarga juga merupakan bagian vital dalam mengendalikan diabetes.
Efek samping pemakaian insulin
Insulin merupakan terapi yang efektif dan aman untuk mengendalikan kadar gula darah pada penderita diabetes, namun tetap memiliki beberapa efek samping yang perlu diwaspadai. Efek samping utama adalah hipoglikemia yang dapat terjadi akibat dosis berlebih, pola makan tidak teratur, atau aktivitas fisik berlebihan, serta efek samping ringan lainnya seperti reaksi di tempat suntikan, kenaikan berat badan, dan perubahan kulit di area penyuntikan.
Diabetes dapat dikelola dengan baik. Jangan biarkan gula darah tinggi mengganggu kualitas hidup Anda!
Baca juga : Hipertensi bisa dihindari


