SINERGI SEKOLAH DAN ORANG TUA SEBAGAI KUNCI UTAMA UNTUK MENYIAPKAN GENERASI CERDAS BERKARAKTER

Materi pertama dari talk-show adalah Siswa Cerdas dan Berkarakter yang disampaikan oleh Dr. Diani Nurhajati, M.Pd. Dalam penjelasannya disampaikan bahwa siswa cerdas tidak hanya berfokus pada hasil belajar yang maksimal, namun anak harus memiliki nilai, sikap, dan perilaku positif untuk membangun kepribadian yang kuat. Pada era modern yang penuh tantangan, pendidikan karakter tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga keluarga dan lingkungan sekitar. Penguasaan materi yang dipelajari di kelas itu penting, tetapi lebih penting membentuk karakter anak karena memerlukan pembiasaan, ketauladanan, dan waktu yang lama.

Materi berikutnya dari Dr. Dewi Kencanawati, M.Pd. yang menjelaskan Sinergi Keluarga dan Sekolah. Dalam paparannya, Dewi menyampaikan bahwa bentuk sinergi dalam pendidikan Karakter antara sekolah dan orang tua: 1) Komunikasi aktif antara guru dan orang tua; 2) Kesepakatan nilai-nilai karakter yang diajarkan di rumah dan sekolah; 3) Keterlibatan orang tua dalam kegiatan sekolah (parenting day, kunjungan kelas, dll.); dan 4) Pemantauan perkembangan akademik dan sikap anak secara bersama.

Ada catatan penting pada acara dialog antara nara sumber dan orang tua murid. Pertama, salah satu orang tua menyatakan bahwa orang tua memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter anak melalui tauladan sehari-hari. Misalnya dalam bertutur sapa yang sopan, orang tua membiasakan dengan pilihan kata dan intonasi yang santun. Kedua, orang tua siswa sebaiknya mebiasakan putranya dengan tanggung jawab dimulai dari hal sederhana. Misalnya, sejak dini anak harus membiasakan membereskan meja belajar dan tempat tidur sendiri. Orang tua membantu jika dirasa apa yang dilakukan anak belum maksimal. Pembentukan karakter anak dimulai dari rumah oleh orang tua, dan sekolah melatih dengan pembiasaan. Sinergi antara orang tua murid dan sekolah diperlukan agar pembentukan karakter anak berjalan searah dan berkesinambungan. Tanpa kolaborasi yang kuat, nilai-nilai baik akan sulit tumbuh secara konsisten. Karena itu, komitmen bersama antara keluarga dan sekolah menjadi kunci utama dalam melahirkan generasi cerdas yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kokoh dalam karakter.

SSC

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *